Communication Persuasion
POND’S
Prepared by :
Vivi Daryati (200711091)
Saya akan menjelaskan mengenai product kecantikan yang tidak asing lagi di telinga kita adalah Pond’s.Produk Pond’s pertama di buat tahun 1846,sejak saat itu merek tersebut telah menjadi produk kelima perawatan diri yang paling menguntungkan di seluruh dunia.Jaman sekarang sudah modern.Keleihan produk Pond’s dengan produk lain adalah Pond’s dibedakan dalam 3 kategori produk yaitu pengendalian minyak,pemutih kulit,penghambat penuaan dini.Masing-masing setiap produk Pond’s,Pond’s mengeluarkan 4 macam jenis produk berdasarkan jenis kulit wanita.yaitu Pond’s White Beauty,Pond’s WhiteBeauty Detox,Pond’s Anti-Bacterial dan juga Ponds age miracle rangr.
Produk Pond’s ini memang di komsumsikan oleh wanita yang berusia dari 13 tahun sampai dengan usia 35 tahunHal tersebut berdasarkan riset yang telah teruji.Competitor lain dari Pond’s adalah Clean & Clear,Citra,Viva,Nivea.Akan tetapi produk Pond’s telah di percayai dari sejak tahun 1846 menjadi salah satu produk kecantikan yang terkenal.
Selasa, 13 Oktober 2009
Introduction to Sosiology
Introduction to Sosiology
Oleh :
Vivi Daryati (2007110901)
Marketing 11-1c
I. Membuat pertanyaan analisa dan solusi mengenai sosiologi dan interaksi dari buku Soerjono Soekanto
1. Apa yang di maksud dengan proses sosiologi ?
Jawab : Cara-cara berhubungan yang di lihat apabila orang perorangan dan kelompok-kelompok social saling bertemu dan menentukan system serta bentuk-bentuk hubungan tersebut,atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang telah ada.
2. Apa yang di maksud dengan interaksi social ?
Jawab : Dasar proses-proses social,yang menunjuk kepada hubungan-hubungan social yang dinamis
3. Bagaimana berlansungnya suatu proses interaksi ?
Jawab : faktor imitasi,faktor sugesti,faktor identifikasi dan simpati
4. Jelaskan factor Imitasi itu apa dari segi positif mau pun negative ?
Jawab : Positif adalah imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku.sedangkan dari segi negative adalah hal yang dapat di tiru tindakan-tindakan menyimpang imitasi juga dapat melemahkan atau bahkan mematikan pengembangan daya kreasi seseorang.
5. Bagaimana suatu faktor sugesti berlangsung ?
Jawab : Apabila seseorang member suatu pandangan atau suatu sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain.Jika pihak yang menerima dilanda oleh emosi,hal sama menghambat daya berpikir yang secara rasional.
6. Apa saja yang menjadi syarat-syarat terjadinya suatu interaksi social ?
Jawab : Adanya kontak social (social-contact)
Adanya komunikasi
7. Bagaimana cara kontak social dapat berlangsung ?
Jawab : kontak sosial berlangsung dalam 3 bentuk,yaitu : antara orang perorangan,antara orang perorangan dengan suatu kelompok manusia,antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia.
8. Jelaskan perihal yang di maksud dengan jawaban nomor 8 !
Jawab : antara orang perorangan,misalnya apabila anak kecil mempelajari kebiasaan-kebiasaan dalam keluarganya.Proses demikian terjadi melalui sosialisasi (socialization) suatu proses dimana anggota masyarakat yang baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat dimana dia menjadi anggota.
antara orang perorangan dengan suatu kelompok manusia,misalnya apabila seseorang merasakan bahwa tindakannya berlawanan dengan norma-norma masyarakat,atau apabila suatu partai politik memaksa anggota-anggoanya untuk menyesuaikan diri dengan ideology dan programnya.
Antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya,misalnys seumpama ada dua partai politik yang mengadakan kerja sama untuk mengalahkan politik yang ketiga di dalam pemilihan umum.
9. Sebutkan ada 2 sifat bentuk dari kontak sosial,jelaskan !
Jawab : bersifat positif dan negative.kalau dari segi positifnya dapat mengarahkan pada suatu kerja sama.sedangkan negatifnya mengarah suatu pertentangan bahkan sama sekali tidak dapat menghasilkan suatu interaksi sosial.
10. Apa yang di maksud dengan komunikasi ?
Jawab : Komunikasi adalah seseorang memberikan tafsiran atau menerjemaahkan pada perilaku orang lain,perasaan-perasaan apa yang ingin di sampaikan oleh orang tersebut.
11. Sebutkan bentuk-bentuk interaksi sosial !
Jawab : kerja sama (cooperation),pertentangan atau pertikaian (conflict),persaiangan (sompetition)
12. Apa yang di maksud pengertian akomodasi ?
Jawab : akomodasi menunjuk pada suatu keadaan yang berarti adanya suatu keseimbangan (equilibrium) dan dalam interaksi antara orang-orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku di dalam masyarakat.Sebagai proses akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan untuk mencapai kestabilan.
13. Apa tujuan dari akomodasi ?
Jawab : 1.Mengurangi pertentangan antara orang perorangan atau kelompok
manusia sebagai akibat perbedaan paham
2. Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu
3. Untuk memungkinkan terjadi kerja sama antara kelompok yang terpisah
akibat faktor sosial psikologis dan kebudayaan
4. Mengusahakan peleburan antara kelompok yang terpisah
14. Sebutkan bentuk-bentuk dari akomodasi !
Jawab :
- Coercion = akomodasi prosesnya karena ada paksaan.misal perbudakan.
- Compromise = akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu peyelesaian terhadap perselisihan yang ada.misal traktat.
- Arbitration = Untuk mencapai compromise apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri.pertentangan.
- Mediation = Menyerupai arbitration,diundangkanlah pihak ketiga yang netral dalam soal perselisihan yang ada.
- Conciliation = Suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama.
- Toleration = Disebut juga tolerant participation.akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya
15. Apa yang di maksud assimilasi?
Jawab : Suatu proses sosial dalam taraf kelanjutan,yang ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara individu atau kelompok dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak,sikap dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan-kepentingan dan tujuan-tujuan bersama.
16. Apa saja yang menyebabkan timbulnya proses assimilasi ?
Jawab : 1.Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya
2.Orang perorangan sebagai warga kelompok,saling bergaul secara
langsung dan intensif untuk waktu yang lama
3.Kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut
masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri.
17. Apa saja faktor-faktor yang mempermudah terjadinya suatu assimilasi ?
Jawab : 1.Toleransi
2. Kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi
3. Sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya
4. Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat
5. Persamaan dalam unsure-unsur kebudayaan
6. Perkawinan campuran (amalgamation)
7. Adanya musuh bersama dari luar
18. Sebutkan factor umum penghalang suatu assimilasi !
Jawab : 1). Terisolasi kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat
2). Kurangnya pengetahuan
3). Perasaan takut terhadap kekuatan suatu kebudayaan yang di hadapi
4). Perbedaan warna kulit dan perbedaan cirri-ciri badaniah
5). I group feeling yang kuat (suatu perasaan yang kuat bahwa individu
Terikat pada kelompok dan kebudayaan kelompok yang bersengkutan)
6). Golongan minoritas mengalami gangguan-gangguan dari golongan
yang berkuasa.
19. Apa yang di maksud persaingan (competition) ?
Jawab : Suatu proses sosial,dimana individu atau kelompok yang bersaing,
mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa
menjadi pusat perhatian umum dengan cara menarik perhatian tanpa memper
gunakan kekerasan atau ancaman
20. Sebutkan bentuk-bentuk dari persaingan !
Jawab : 1. Persaingan ekonomi
2. Persaingan kebudayaan
3. Persaingan untuk mencapai suatau kedudukan dan peranan
yang tertentu dalam masyarakat
4. Persaingan karena perbedaan ras
21. Sebutkan fungsi-fungsi dari persaingan itu apa saja !
Jawab : 1. Untuk menyalurkan keinginan-keinginan yang bersifat kompetitif
2. Sebagai jalan dimana keinginan,kepentingan serta nilai-nilai
yang pada suatu masa menjadi pusat perhatian yang tersalurkan
3. Sebagai alat untuk mengadakan seleksi atas dasar seks dan
seleksi sosial
22. Bagaimana hasil dari suatu persaingan tersebut ?
Jawab : 1.Perubahan kepribadian seseorang
2.Kemajuan
3.Solidaritas kelompok
4.Disorganisasi
23. Apa yang di maksud dengan pertikaian (comflict) ?
Jawab : Suatu proses dimana indivudu atau kelompok berusaha memenuhi
tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan dengan ancaman
atau kekerasan.
24. Sebutkan sebab pertikaian !
Jawab : !.Perbedaan antara individu-individu.Perbedaan yang ditimbulkan oleh
pendirian dan perasaan seseorang yang mungkin akan menimbul
kan bentrokan antara orang perorangan atau kelompok
2.Perbedaan kebudayaan
3.Perbedaan kepentingan
4.Perubahan sosial yang berlangsung dengan cepat untuk sementara
waktu akan mengubah nilai-nilai yang ada dalam masyarakat
25. Sebutkan beberapa bentuk khusu dari pertentangan itu sendiri apa!
Jawab : a).Pertentangan pribadi
b).Pertentangan rasial
c).Pertentangan antara kelas-kelas sosial
d).Pertentangan politik
e).Pertentangan yang bersifat internasional
II. Essai “ PemiLu Legislatif ”
Sepanjang sejarah Republik Indonesia pemilihan umum pemilu yang berlangsung selama 9 kali pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, dan 2004 (pemilu anggota DPD pertama)
Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante.Pemilihan umum pemilu pada tahun 1955 telah dipersiapkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo,namun kepemimpinan tersebut tidak berlangsung lama.Oleh karena itu pada saat terjadi pemungutan suara,kepala pemerintahan telah diembil alihkan oleh Perdana Menteri Burhanuddin Harahap.
Ketika pemilu diselenggarakan pada 5 juli 1975,jaman waktu itu adalah masa orde baru.Pemilu pertama pada orde baru diikuti satu pada tahun 1975 melalui UU no 3 tahun 1975 mengenai Partai Politik dan Golkar telah mengadakan fusi penggabungan partai-partai politik hingga menjadi dua partai politik (yaitu Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Indonesia) dan satu Golongan Karya partai politik.
Pemilihan umum pemilu tersebut diselenggarakan pada orde baru dari tahun 1977,1982, 1987, 1992, dan 1997 dibawah kepemimpinan Alm.Bapak Presiden Soeharto ketika kala itu beliau masih menjabat sebagai presiden.Berikutnya pemilu pertama kali diselengarakan setelah runtuhnya masa orde baru di bawah kepemimpinan Presiden BJ Habibie yang telah diikuti oleh 48 partai
Untuk pemilihan umum pemilu tahun 2009 ini diselenggarakan secara serentak pada tanggal 9 April yang jatuh hari Kamis untuk memilih 560 anggota DPR,132 DPD,serta anggota DPRD Provinsi maupun Kabupaten atau kota se-Indonesia periode 2009-2014.
Suatu Pemilihan Umum Anggota DPR akan dilaksanakan dengan system proposional terbuka,dengan jumlah peserta pemilu adalah partai politik.Sedangkan Pemilihan Umum Anggota DPD akan dilaksanakan dengan system distrik berwakil banyak,dengan peserta pemilu adalah perorangan.
Dalam pelaksanaan pemilihan umum pemilu pasti ada yang menang dan ada yang kalah.Seringkali banyak pihak yang kalah tidak dapat menerima kekalahan dengan lapang dada.Sehingga dia akan menggerakan massanya untuk mendatangi KPU setempat.Hal ini membuktikan sangat rendahnya kesadaran politik masyarakat.Dari KPU sendiri sebelum melaksanakan pemilihan umum,sering kali melakukan ikrar siap menang dan siap kalah.Namun tetap saja timbul masalah-masalah yang terjadi akibat ketidakpuasaan mereka yang kalah dalam pemilihan umum.
Solusi dari pemilihan umum adalah kita harus menjaga pemilihan tahun 2009 ini berjalan baik,damai dan jujur.Untuk mencapai pemilu yang damai dan jujur harus ada dukungan dari segala pihak dan tentunya kita sendiri sebagai rakyat Indonesia dalam mengawasi jalannya pemilu tersebut.Bagi para pihak yang menjadi calon legislative diharapkan untuk bertindak jujur dalam pekerjaannya apabila terpilih nanti dan jangan menyelewengkan kepercayaan yang telah diberikan rakyat kepadanya.Oleh karena itu dengan pemilu legislative ni kita semua sebagai rakyat Indonesia bertanggung jawab atas masa depan bangsa kita sendiri untuk lebih maju dan dapat sejajar dengan para Negara maju lainnya.
Oleh :
Vivi Daryati (2007110901)
Marketing 11-1c
I. Membuat pertanyaan analisa dan solusi mengenai sosiologi dan interaksi dari buku Soerjono Soekanto
1. Apa yang di maksud dengan proses sosiologi ?
Jawab : Cara-cara berhubungan yang di lihat apabila orang perorangan dan kelompok-kelompok social saling bertemu dan menentukan system serta bentuk-bentuk hubungan tersebut,atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang telah ada.
2. Apa yang di maksud dengan interaksi social ?
Jawab : Dasar proses-proses social,yang menunjuk kepada hubungan-hubungan social yang dinamis
3. Bagaimana berlansungnya suatu proses interaksi ?
Jawab : faktor imitasi,faktor sugesti,faktor identifikasi dan simpati
4. Jelaskan factor Imitasi itu apa dari segi positif mau pun negative ?
Jawab : Positif adalah imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku.sedangkan dari segi negative adalah hal yang dapat di tiru tindakan-tindakan menyimpang imitasi juga dapat melemahkan atau bahkan mematikan pengembangan daya kreasi seseorang.
5. Bagaimana suatu faktor sugesti berlangsung ?
Jawab : Apabila seseorang member suatu pandangan atau suatu sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian di terima oleh pihak lain.Jika pihak yang menerima dilanda oleh emosi,hal sama menghambat daya berpikir yang secara rasional.
6. Apa saja yang menjadi syarat-syarat terjadinya suatu interaksi social ?
Jawab : Adanya kontak social (social-contact)
Adanya komunikasi
7. Bagaimana cara kontak social dapat berlangsung ?
Jawab : kontak sosial berlangsung dalam 3 bentuk,yaitu : antara orang perorangan,antara orang perorangan dengan suatu kelompok manusia,antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia.
8. Jelaskan perihal yang di maksud dengan jawaban nomor 8 !
Jawab : antara orang perorangan,misalnya apabila anak kecil mempelajari kebiasaan-kebiasaan dalam keluarganya.Proses demikian terjadi melalui sosialisasi (socialization) suatu proses dimana anggota masyarakat yang baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat dimana dia menjadi anggota.
antara orang perorangan dengan suatu kelompok manusia,misalnya apabila seseorang merasakan bahwa tindakannya berlawanan dengan norma-norma masyarakat,atau apabila suatu partai politik memaksa anggota-anggoanya untuk menyesuaikan diri dengan ideology dan programnya.
Antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya,misalnys seumpama ada dua partai politik yang mengadakan kerja sama untuk mengalahkan politik yang ketiga di dalam pemilihan umum.
9. Sebutkan ada 2 sifat bentuk dari kontak sosial,jelaskan !
Jawab : bersifat positif dan negative.kalau dari segi positifnya dapat mengarahkan pada suatu kerja sama.sedangkan negatifnya mengarah suatu pertentangan bahkan sama sekali tidak dapat menghasilkan suatu interaksi sosial.
10. Apa yang di maksud dengan komunikasi ?
Jawab : Komunikasi adalah seseorang memberikan tafsiran atau menerjemaahkan pada perilaku orang lain,perasaan-perasaan apa yang ingin di sampaikan oleh orang tersebut.
11. Sebutkan bentuk-bentuk interaksi sosial !
Jawab : kerja sama (cooperation),pertentangan atau pertikaian (conflict),persaiangan (sompetition)
12. Apa yang di maksud pengertian akomodasi ?
Jawab : akomodasi menunjuk pada suatu keadaan yang berarti adanya suatu keseimbangan (equilibrium) dan dalam interaksi antara orang-orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku di dalam masyarakat.Sebagai proses akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan untuk mencapai kestabilan.
13. Apa tujuan dari akomodasi ?
Jawab : 1.Mengurangi pertentangan antara orang perorangan atau kelompok
manusia sebagai akibat perbedaan paham
2. Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu
3. Untuk memungkinkan terjadi kerja sama antara kelompok yang terpisah
akibat faktor sosial psikologis dan kebudayaan
4. Mengusahakan peleburan antara kelompok yang terpisah
14. Sebutkan bentuk-bentuk dari akomodasi !
Jawab :
- Coercion = akomodasi prosesnya karena ada paksaan.misal perbudakan.
- Compromise = akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu peyelesaian terhadap perselisihan yang ada.misal traktat.
- Arbitration = Untuk mencapai compromise apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri.pertentangan.
- Mediation = Menyerupai arbitration,diundangkanlah pihak ketiga yang netral dalam soal perselisihan yang ada.
- Conciliation = Suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama.
- Toleration = Disebut juga tolerant participation.akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya
15. Apa yang di maksud assimilasi?
Jawab : Suatu proses sosial dalam taraf kelanjutan,yang ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara individu atau kelompok dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak,sikap dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan-kepentingan dan tujuan-tujuan bersama.
16. Apa saja yang menyebabkan timbulnya proses assimilasi ?
Jawab : 1.Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya
2.Orang perorangan sebagai warga kelompok,saling bergaul secara
langsung dan intensif untuk waktu yang lama
3.Kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut
masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri.
17. Apa saja faktor-faktor yang mempermudah terjadinya suatu assimilasi ?
Jawab : 1.Toleransi
2. Kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi
3. Sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya
4. Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat
5. Persamaan dalam unsure-unsur kebudayaan
6. Perkawinan campuran (amalgamation)
7. Adanya musuh bersama dari luar
18. Sebutkan factor umum penghalang suatu assimilasi !
Jawab : 1). Terisolasi kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat
2). Kurangnya pengetahuan
3). Perasaan takut terhadap kekuatan suatu kebudayaan yang di hadapi
4). Perbedaan warna kulit dan perbedaan cirri-ciri badaniah
5). I group feeling yang kuat (suatu perasaan yang kuat bahwa individu
Terikat pada kelompok dan kebudayaan kelompok yang bersengkutan)
6). Golongan minoritas mengalami gangguan-gangguan dari golongan
yang berkuasa.
19. Apa yang di maksud persaingan (competition) ?
Jawab : Suatu proses sosial,dimana individu atau kelompok yang bersaing,
mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa
menjadi pusat perhatian umum dengan cara menarik perhatian tanpa memper
gunakan kekerasan atau ancaman
20. Sebutkan bentuk-bentuk dari persaingan !
Jawab : 1. Persaingan ekonomi
2. Persaingan kebudayaan
3. Persaingan untuk mencapai suatau kedudukan dan peranan
yang tertentu dalam masyarakat
4. Persaingan karena perbedaan ras
21. Sebutkan fungsi-fungsi dari persaingan itu apa saja !
Jawab : 1. Untuk menyalurkan keinginan-keinginan yang bersifat kompetitif
2. Sebagai jalan dimana keinginan,kepentingan serta nilai-nilai
yang pada suatu masa menjadi pusat perhatian yang tersalurkan
3. Sebagai alat untuk mengadakan seleksi atas dasar seks dan
seleksi sosial
22. Bagaimana hasil dari suatu persaingan tersebut ?
Jawab : 1.Perubahan kepribadian seseorang
2.Kemajuan
3.Solidaritas kelompok
4.Disorganisasi
23. Apa yang di maksud dengan pertikaian (comflict) ?
Jawab : Suatu proses dimana indivudu atau kelompok berusaha memenuhi
tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan dengan ancaman
atau kekerasan.
24. Sebutkan sebab pertikaian !
Jawab : !.Perbedaan antara individu-individu.Perbedaan yang ditimbulkan oleh
pendirian dan perasaan seseorang yang mungkin akan menimbul
kan bentrokan antara orang perorangan atau kelompok
2.Perbedaan kebudayaan
3.Perbedaan kepentingan
4.Perubahan sosial yang berlangsung dengan cepat untuk sementara
waktu akan mengubah nilai-nilai yang ada dalam masyarakat
25. Sebutkan beberapa bentuk khusu dari pertentangan itu sendiri apa!
Jawab : a).Pertentangan pribadi
b).Pertentangan rasial
c).Pertentangan antara kelas-kelas sosial
d).Pertentangan politik
e).Pertentangan yang bersifat internasional
II. Essai “ PemiLu Legislatif ”
Sepanjang sejarah Republik Indonesia pemilihan umum pemilu yang berlangsung selama 9 kali pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, dan 2004 (pemilu anggota DPD pertama)
Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante.Pemilihan umum pemilu pada tahun 1955 telah dipersiapkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo,namun kepemimpinan tersebut tidak berlangsung lama.Oleh karena itu pada saat terjadi pemungutan suara,kepala pemerintahan telah diembil alihkan oleh Perdana Menteri Burhanuddin Harahap.
Ketika pemilu diselenggarakan pada 5 juli 1975,jaman waktu itu adalah masa orde baru.Pemilu pertama pada orde baru diikuti satu pada tahun 1975 melalui UU no 3 tahun 1975 mengenai Partai Politik dan Golkar telah mengadakan fusi penggabungan partai-partai politik hingga menjadi dua partai politik (yaitu Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Indonesia) dan satu Golongan Karya partai politik.
Pemilihan umum pemilu tersebut diselenggarakan pada orde baru dari tahun 1977,1982, 1987, 1992, dan 1997 dibawah kepemimpinan Alm.Bapak Presiden Soeharto ketika kala itu beliau masih menjabat sebagai presiden.Berikutnya pemilu pertama kali diselengarakan setelah runtuhnya masa orde baru di bawah kepemimpinan Presiden BJ Habibie yang telah diikuti oleh 48 partai
Untuk pemilihan umum pemilu tahun 2009 ini diselenggarakan secara serentak pada tanggal 9 April yang jatuh hari Kamis untuk memilih 560 anggota DPR,132 DPD,serta anggota DPRD Provinsi maupun Kabupaten atau kota se-Indonesia periode 2009-2014.
Suatu Pemilihan Umum Anggota DPR akan dilaksanakan dengan system proposional terbuka,dengan jumlah peserta pemilu adalah partai politik.Sedangkan Pemilihan Umum Anggota DPD akan dilaksanakan dengan system distrik berwakil banyak,dengan peserta pemilu adalah perorangan.
Dalam pelaksanaan pemilihan umum pemilu pasti ada yang menang dan ada yang kalah.Seringkali banyak pihak yang kalah tidak dapat menerima kekalahan dengan lapang dada.Sehingga dia akan menggerakan massanya untuk mendatangi KPU setempat.Hal ini membuktikan sangat rendahnya kesadaran politik masyarakat.Dari KPU sendiri sebelum melaksanakan pemilihan umum,sering kali melakukan ikrar siap menang dan siap kalah.Namun tetap saja timbul masalah-masalah yang terjadi akibat ketidakpuasaan mereka yang kalah dalam pemilihan umum.
Solusi dari pemilihan umum adalah kita harus menjaga pemilihan tahun 2009 ini berjalan baik,damai dan jujur.Untuk mencapai pemilu yang damai dan jujur harus ada dukungan dari segala pihak dan tentunya kita sendiri sebagai rakyat Indonesia dalam mengawasi jalannya pemilu tersebut.Bagi para pihak yang menjadi calon legislative diharapkan untuk bertindak jujur dalam pekerjaannya apabila terpilih nanti dan jangan menyelewengkan kepercayaan yang telah diberikan rakyat kepadanya.Oleh karena itu dengan pemilu legislative ni kita semua sebagai rakyat Indonesia bertanggung jawab atas masa depan bangsa kita sendiri untuk lebih maju dan dapat sejajar dengan para Negara maju lainnya.
Entrepreneurship Project Paper 2
Leadership (kepemimpinan) merupakan suatu kata yang cukup akrab di telinga kita.Mungkin kita pernah dengar frase Latihan Dasar Kepemimpinan(LDK), Leadership Trainig dan lain-lainnya.Latihan tersebut ditujukan untuk para pimpinan organisasi dengan harapan yang bersangkutan bias mengarahkan organisasinya kepada tujuan untuk apa organisi itu ada.Dari berbagai sumber dan Literatur,mudah didapat bahwa leadership merupakan sarana untuk merangsang terjadinya teamwork,berpandangan jauh ke depan dan membangun trust(saling percaya) dan juga menjalin kekompakan bersama.Kemampuan leadership merupakan kemampuan unutk menggerakan orang,sementara kemampuan manajerial adalah kemampuan untuk menata dan mengalokasikan sumber daya. Kedua hal ini harus terkombinasi agar menghasilkan outcomes yang diinginkan. Tidak semua manajer didalam struktur organisasi memiliki kemampuan leadership yang baik.Oleh karena itu posisi leader tidak hanya menjadi hak manajer.Siapa pun yang mempunyai inisiatif dan ide-ide yang dapat mengatasi segala permasalahan yang ada,bisa menjadi leader.
Pemimpin yang efektif mempunyai kemampuan untuk bekerja pada tingkat yang lebih tinggi. Mereka lkpk akan sangat jarang menggunakan tekanan atau bonus, tetapi lebih banyak mengandalkan inspirasi. Mereka memberi inspirasi kepada orang untuk mencapai tujuan yang sama sekali tidak terbayangkan dan terpikirkan sebelumnya. Para pemimpin seperti inilah sebenarnya yang mempunyai pengikut. Lalu pertanyaannya adalah, bagaimana mereka melakukan itu? Dari pengalaman kami baik dengan memperhatikan para pemimpin dan dari hasil riset berbagai literature yang ada, ada 4 (empat) elemen utama untuk kepemimpinan yang efektif: mempunyai pengalaman sukses, memiliki visi, menghargai orang lain, dan pribadi yang kredibel.
pengalaman sukses juga tidak akan menjamin anda menjadi pemimpin yang efektif, namun itu merupakan persyaratan untuk dipertimbangkan menjadi seorang pemimpin. Jika anda belum punya pengalaman sukses, maka anda harus mendapatkannya dulu. Mulailah dengan kemenangan kecil-kecil, kemudian lanjutkan lagi dengan beberapa tugas yang lebih menantang dan belajarlah dari kesalahan/kegagalan sepanjang perjalanan tersebut. Selanjutnya, berhati-hatilah jangan sampai
kesuksesan yang sudah dicapai membuat anda jadi besar kepala, karena dengan begitu anda akan kehilangan kredibilitas yang sangat penting untuk seorang pemimpin yang efektif.
(www.google.com)
Pemimpin yang efektif mempunyai kemampuan untuk bekerja pada tingkat yang lebih tinggi. Mereka lkpk akan sangat jarang menggunakan tekanan atau bonus, tetapi lebih banyak mengandalkan inspirasi. Mereka memberi inspirasi kepada orang untuk mencapai tujuan yang sama sekali tidak terbayangkan dan terpikirkan sebelumnya. Para pemimpin seperti inilah sebenarnya yang mempunyai pengikut. Lalu pertanyaannya adalah, bagaimana mereka melakukan itu? Dari pengalaman kami baik dengan memperhatikan para pemimpin dan dari hasil riset berbagai literature yang ada, ada 4 (empat) elemen utama untuk kepemimpinan yang efektif: mempunyai pengalaman sukses, memiliki visi, menghargai orang lain, dan pribadi yang kredibel.
pengalaman sukses juga tidak akan menjamin anda menjadi pemimpin yang efektif, namun itu merupakan persyaratan untuk dipertimbangkan menjadi seorang pemimpin. Jika anda belum punya pengalaman sukses, maka anda harus mendapatkannya dulu. Mulailah dengan kemenangan kecil-kecil, kemudian lanjutkan lagi dengan beberapa tugas yang lebih menantang dan belajarlah dari kesalahan/kegagalan sepanjang perjalanan tersebut. Selanjutnya, berhati-hatilah jangan sampai
kesuksesan yang sudah dicapai membuat anda jadi besar kepala, karena dengan begitu anda akan kehilangan kredibilitas yang sangat penting untuk seorang pemimpin yang efektif.
(www.google.com)
makalah anthropology
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penulisan
Betawi adalah salah satu budaya yang ada di Jakarta. Betawi memiliki kebudayaan atau ciri khas sendiri yang menunjukkan jati diri dari kota Jakarta, dan saya memilih kebudayaan betawi sebagai dasar dari penulisan makalah ini. Makalah ini dibuat dengan maksud untuk menerapkan budaya – budaya Betawi yang sudah pudar di masyarakat Jakarta. Budaya dengan kebudayaan Betawi secara keseluruhan dan juga untuk mengidentifikasikan mengenai unsur-unsur kebudayaan Jakarta.
1.2 Perumusan Masalah
Apa saja yang terdapat dalam kebudyaan Betawi?
1.3 Tujuan Penulisan Makalah
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis unsur kesenian Betawi yang terdiri dari 7 unsur kebudayaan universal, yaitu;
1.3.1 Bahasa Betawi
1.3.2 Sistem Teknologi dan Alat Produksi
1.3.3 Sistem Mata Pencaharian
1.3.4 Organisasi Sosial
1.3.5 Sistem Pengetahuan
1.3.6 Sistem Religi
1.3.7 Kesenian Betawi
BAB II
KERANGKA TEORITIS
2.1 DEFINISI KEBUDAYAAN
Budaya atau kebudayaan adalah suatu pola dari keseluruhan keyakinan dan harapan yang dipegang teguh secara bersama oleh semua anggota suatu masyarakat
2.1.1 Definisi Etimologis Antropologi
Kebudayaan dalam bahasa inggris disebut culture. Kata tersebut berasal dari bahasa latin ‘colere’ yang berarti pemeliharaan, pengolahan tanah menjadi tanah pertanian. Dalam arti kiasan kata itu diberi arti ‘pembentukan dan permunian jiwa’. Sedangkan kata budaya berasal dari bahas sansekerta yaitu kata buddayah. Kata buddayah berasal dari kata budhi atau akal. Secara sederhana kebudayaan dapat diartikan sebagai hal – hal yang bersangkutan dengan akal. Pemikiran lain mengatakan bahwa kata budaya merupakan perkembangan dari kata budi dan daya, sehingga disimpulkan bahwa budaya adalah daya dari bumi.
Manusia memliki unsur – unsur potensi budaya yaitu pemikiran (cipta), rasa dan kehendak (karsa). Hasil ketiga potensi budaya itulah yang disebut kebudayaan. Dengan kata lain kebudayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
2.1.2 Definisi Konseptual Antropologi
Para ahli mendefinisikan Kebudayaan sebagai berikut:
1. Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan adalah buah budi manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
2. Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi
Kebudayaan ada;ah semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.
3. Andreas Eppink
Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur – struktur social, religious dan lain lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistic yang menjadi cirri khas suatu masyarakat.
4. E.B.Taylor
Kebudayaan adalah komplek yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral hokum, adat istiadat, dan kemepuan lainnya serta kebiasaan – kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
5. Herkovitz
Kebudayaan adalah hasil karya manusia sebagai bagian dari lingkungannya.
2.1.3 Definisi Operasional Antropologi
Kebudayaan dapat diartikan sebagai keseluruhan system adat istiadat dan nilai – nilai yang tercipta dari hasil pemikiran dan tindakan manusia sebagi anggota masyarakat yang sangat oenting bagi kehidupannya.
2.1.4 Instrumen Variabel Antropologi
Variabel
Dimensi
Indikator
K
E
B
U
D
A
Y
A
A
N
Adat Istiadat
Nilai – nilai
Hasil pemikiran
Manusia
Anggota masyarakat
1. System
2. Bahasa
3. Music
4. Pola perilaku
5. Cerita rakyat
6. Tarian
Benda budaya
1. Norma
2. Mitos
3. Pemujaan alam / benda
4. Hokum
5. Kepercayaan
1. Ide
2. Inovasi
3. Sikap
4. Berkembang
Perubahan
1. makhluk social
2. makhluk biologis
3. berakal budi
4. berusaha
5. beradaptasi
6. memiliki nilai – nilai
7. regenerasi
1. terikat norma
2. mempunyai hak dan kewajiban
3. bergaul
4. memetuhi hukum
5. berkerja sama
6. membagi nilai – nilai
2.2 DEFINISI MASYARAKAT
Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.
· Menurut Smith, Stanley dan Shores, masyarakat adalah suatu kelompok individu-individu yang terorganisasi serta berfikir tentang diri mereka sendiri sebagai suatu kelompok yang berbeda.
· Menurut Znaniecki, masyarakat merupakan suatu sistem yang meliputi unit biofisik para individu yang bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periiode waktu tertentu dari suatu generasi.
· Menurut Liton yang dikutip oleh Indan Encang, masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
· Menurut W F Connell, masyarakat adalah 1) suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai kelompok yang berbeda, diorganisasi, sebagai kelompok yang diorganisasi secara tetap untuk waktu yang lama dalam rintang kehidupan seseorang secara terbuka dan bekerja pada daerah geografls tertentu, (2) kelompok orang yang mencari penghidupan secara berkelompok, sampai turun temurun dan mensosialkan anggota anggotanya melalui pendidikan, (3) suatu ke orang yang mempunyai sistem kekerabatan yang terorganisasi yang mengikat anggota-anggotanya secara bersama dalam keselurühan yang terorganisasi.
2.2.1 Definisi Etimologis Masyarakat
Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak, yang artinya suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas.
2.2.2 Definisi Konseptual Masyarakat
o Menurut Smith, Stanley dan Shores, masyarakat adalah suatu kelompok individu-individu yang terorganisasi serta berfikir tentang diri mereka sendiri sebagai suatu kelompok yang berbeda.
o Menurut Znaniecki, masyarakat merupakan suatu sistem yang meliputi unit biofisik para individu yang bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periiode waktu tertentu dari suatu generasi.
o Menurut Liton yang dikutip oleh Indan Encang, masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
o Menurut W F Connell, masyarakat adalah 1) suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai kelompok yang berbeda, diorganisasi, sebagai kelompok yang diorganisasi secara tetap untuk waktu yang lama dalam rintang kehidupan seseorang secara terbuka dan bekerja pada daerah geografls tertentu, (2) kelompok orang yang mencari penghidupan secara berkelompok, sampai turun temurun dan mensosialkan anggota anggotanya melalui pendidikan, (3) suatu ke orang yang mempunyai sistem kekerabatan yang terorganisasi yang mengikat anggota-anggotanya secara bersama dalam keselurühan yang terorganisasi.
o Menurut Drs. Sidi Gazalba, masyarakat adalah pergaulan hidup, pergaulan antara manusia dengan kelompok yang bertanggung jawab mempertahankan hubungan yang teratur antara individu dengan individu.
2.2.3 Definisi Operasional Masyarakat
Masyarakat adalah suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai kelompok yang berbeda diorganisasi yang telah cukup lama hidup, bekerja sama, dan bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periode waktu tertentu.
2.2.4 Instrumen Variabel Masyarakat
Variabel Teori Masyarakat
Dimensi
Indikator
M
A
S
Kelompok
Kelompok statis, kemasyarakatan, sosial, asosiasi
Y
A
R
A
Kerja sama
Kerja sama nasional dan internasional
K
A
T
Geografis
Geografi fisik, Manusia, Manusia-Lingkungan, Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, Ekologi Budaya dan politik, Penelitian Resiko Bencana, Geografi Sejarah
BAB III
ANALISIS PEMBAHASAN
Keberadaan budaya betawi, termasuk kesenian tradisional dalam beragam bentuk seperti tari – tarian, teater, nyanyian, musik, dan sebagainya, merupakan asset wisata yang eksotik. Sudah sepatutnya berkembang sebagaimana kesenian tradisonal dari budaya lain. Tak sedikit tim kesenian dari Indonesia yang diwakili Betawi pentas keliling dunia, mendapat sambutan luar biasa di berbagai manca Negara. Sementara di Tanah Airnya sendiri seolah kurang mendapatkan tempat.
Mpok Nori, salah seorang generasi senior kesenian tradisional Betawi, mengungkapkan bahwa saat ini kesenian yang digelutinya tak sepopuler tahun 70-80an saat keemasan karirnya. Kendalanya, selain besarnya pengaruh globalisasi, generasi muda Betawi juga sangat sedikit yang mau mempelajari sekaligus meneruskan kesenian tradisi mereka.
Nah, supaya kita lebih mengenal apa saja budaya Betawi dalam bentuk kesenian tradisional tersebut? Nyok kite kenal lebih jauh.
3.1 Unsur Bahasa Betawi
Bahasa betawi yang sering dikacaukan pengertiannya dengan bahasa Jakarta, sudah banyak dikaji orang. Dalam hubungannya dengan bahasa melayu yang diakui sebagai induknya, para peneliti pada umumnya bersepakat mengatakan bahwa bahasa betawi merupakan salah satu cabang bahasa melayu. Prof. Dr. Muhadjir yang mengikuti perkembangan sekaligus pengembangan Bahasa Betawi. Ketertarikannya itu diawali dengan keterlibatannya sebagai anggota tim peneliti mengenai Bahasa Melayu yang digunakan di daeraj Jakarta dan sekitarnya. Sejak dikenal sebagai ‘ahli Jakarta atau Betawi’ sehingga menjadikan hampir semua kegiatan Betawi
3.2 Sistem Teknologi dan Alat Produksi
Teknologi dalam kebudayaan Tiong-Hoa mengalami perkembangan yang sangat luar biasa mulai dari dibuatnya pedang, tombak, kampak, busur, anak panah, dan baju zirah yang terbuat dari rantai-rantai besi, yang digunakan pada zaman kerajaan/ dinasti untuk berperang, hingga diciptakannya sistem pembayaran dengan uang untuk pertama kalinya di dunia pada masa Kerajaan Chin. Lalu berlanjut hingga dibuatnya mangkuk yang bentuknya mirip dengan setengah bola, berdiameter +15cm dan tinggi 10 cm sebagai tempat atau wadah untuk makan, serta sumpit yaitu alat untuk makan yang terbuat dari bambu berbentuk panjang dengan diameter 0.5cm dan tinggi +10cm.
Alat transportasi yang digunakan pada zaman itu adalah kuda dan alat untuk berkomunikasi dengan orang yang tinggalnya berjauhan digunakan burung merpati. Makanan khas TiongHoa sangatlah beragam, tetapi yang benar-benar khas dari TiongHoa adalah Dim Sum, bakut teh, bubur, ca kwe, dan masih banyak lagi. Untuk pakaian khas budaya Tiong Hoa adalah pakaian Chong Sam, berbentuk seperti kebaya namun terbuat dari bahan sutra dan panjang hingga menutupi kaki, lalu aksesoris khasnya adalah giok dan tusuk rambut. Rumah-rumah khas tiong Hoa biasanya terbuat dari kayu dan bambu, mereka cenderung menggunakan artifak naga, macan ataupun dewa-dewi yang mereka puja pada dinding rumah, bentuknya umum seperti rumah 2 lantai, namun yang unik adalah pada jendela, mereka menggunakan seperti kertas sebagai ganti kawat nyamuk.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari makalah yang telah kami buat, kami mendapatkan beberapa kesimpulan, yaitu: kebudayaan ini semakin lama semakin berkembang, perkembangan tersebut di pengaruhi oleh kebudayaan-kebudayaan barat. Kebudayaan tionghoa semakin lama semakin diterima oleh masyarakat luas dan kebudayaan tersebut semakin dikenal oleh bangsa lain. Kebudayaan yang semakin dikenal antara lain adalah seni barongsai, makanan chinese, baju congsam, dan agama budha.
4.2 Saran
Saran yang dapat kami berikan adalah agar masyarakat keturunan mampu menajaga kebudayaan yang ada dari jaman dahulu selain itu diharapkan juga agar dapat melestarikan kebudayaan yang dimilik agar tidak hilang oleh seiring berjalanannya waktu. Kita harus mampu menghargai kebudayaan yang ada karena kebudayaan tersebut kita di kenal oleh masyarakat lainnya. Kita harus mampu membuat kebudayaan kita semakin di terima oleh orang lain dan orang lain tidak melihat rendah terhadap budaya yang kita miliki. Kebudayaan yang dimiliki harus mampu menjaga hubungan antar anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
id.wikipedia.org
http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat
www.lapan.go.id
http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (Smith, Stanley, Shores, 1950, p. 5).
(http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (F Znaniecki, 1950, p. 145).
(http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (1982, p.14)
(http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (1972, p. 68-69)
http://kuliahkomunikasi.com
LAMPIRAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penulisan
Betawi adalah salah satu budaya yang ada di Jakarta. Betawi memiliki kebudayaan atau ciri khas sendiri yang menunjukkan jati diri dari kota Jakarta, dan saya memilih kebudayaan betawi sebagai dasar dari penulisan makalah ini. Makalah ini dibuat dengan maksud untuk menerapkan budaya – budaya Betawi yang sudah pudar di masyarakat Jakarta. Budaya dengan kebudayaan Betawi secara keseluruhan dan juga untuk mengidentifikasikan mengenai unsur-unsur kebudayaan Jakarta.
1.2 Perumusan Masalah
Apa saja yang terdapat dalam kebudyaan Betawi?
1.3 Tujuan Penulisan Makalah
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis unsur kesenian Betawi yang terdiri dari 7 unsur kebudayaan universal, yaitu;
1.3.1 Bahasa Betawi
1.3.2 Sistem Teknologi dan Alat Produksi
1.3.3 Sistem Mata Pencaharian
1.3.4 Organisasi Sosial
1.3.5 Sistem Pengetahuan
1.3.6 Sistem Religi
1.3.7 Kesenian Betawi
BAB II
KERANGKA TEORITIS
2.1 DEFINISI KEBUDAYAAN
Budaya atau kebudayaan adalah suatu pola dari keseluruhan keyakinan dan harapan yang dipegang teguh secara bersama oleh semua anggota suatu masyarakat
2.1.1 Definisi Etimologis Antropologi
Kebudayaan dalam bahasa inggris disebut culture. Kata tersebut berasal dari bahasa latin ‘colere’ yang berarti pemeliharaan, pengolahan tanah menjadi tanah pertanian. Dalam arti kiasan kata itu diberi arti ‘pembentukan dan permunian jiwa’. Sedangkan kata budaya berasal dari bahas sansekerta yaitu kata buddayah. Kata buddayah berasal dari kata budhi atau akal. Secara sederhana kebudayaan dapat diartikan sebagai hal – hal yang bersangkutan dengan akal. Pemikiran lain mengatakan bahwa kata budaya merupakan perkembangan dari kata budi dan daya, sehingga disimpulkan bahwa budaya adalah daya dari bumi.
Manusia memliki unsur – unsur potensi budaya yaitu pemikiran (cipta), rasa dan kehendak (karsa). Hasil ketiga potensi budaya itulah yang disebut kebudayaan. Dengan kata lain kebudayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
2.1.2 Definisi Konseptual Antropologi
Para ahli mendefinisikan Kebudayaan sebagai berikut:
1. Ki Hajar Dewantara
Kebudayaan adalah buah budi manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
2. Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi
Kebudayaan ada;ah semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.
3. Andreas Eppink
Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur – struktur social, religious dan lain lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistic yang menjadi cirri khas suatu masyarakat.
4. E.B.Taylor
Kebudayaan adalah komplek yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral hokum, adat istiadat, dan kemepuan lainnya serta kebiasaan – kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
5. Herkovitz
Kebudayaan adalah hasil karya manusia sebagai bagian dari lingkungannya.
2.1.3 Definisi Operasional Antropologi
Kebudayaan dapat diartikan sebagai keseluruhan system adat istiadat dan nilai – nilai yang tercipta dari hasil pemikiran dan tindakan manusia sebagi anggota masyarakat yang sangat oenting bagi kehidupannya.
2.1.4 Instrumen Variabel Antropologi
Variabel
Dimensi
Indikator
K
E
B
U
D
A
Y
A
A
N
Adat Istiadat
Nilai – nilai
Hasil pemikiran
Manusia
Anggota masyarakat
1. System
2. Bahasa
3. Music
4. Pola perilaku
5. Cerita rakyat
6. Tarian
Benda budaya
1. Norma
2. Mitos
3. Pemujaan alam / benda
4. Hokum
5. Kepercayaan
1. Ide
2. Inovasi
3. Sikap
4. Berkembang
Perubahan
1. makhluk social
2. makhluk biologis
3. berakal budi
4. berusaha
5. beradaptasi
6. memiliki nilai – nilai
7. regenerasi
1. terikat norma
2. mempunyai hak dan kewajiban
3. bergaul
4. memetuhi hukum
5. berkerja sama
6. membagi nilai – nilai
2.2 DEFINISI MASYARAKAT
Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.
· Menurut Smith, Stanley dan Shores, masyarakat adalah suatu kelompok individu-individu yang terorganisasi serta berfikir tentang diri mereka sendiri sebagai suatu kelompok yang berbeda.
· Menurut Znaniecki, masyarakat merupakan suatu sistem yang meliputi unit biofisik para individu yang bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periiode waktu tertentu dari suatu generasi.
· Menurut Liton yang dikutip oleh Indan Encang, masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
· Menurut W F Connell, masyarakat adalah 1) suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai kelompok yang berbeda, diorganisasi, sebagai kelompok yang diorganisasi secara tetap untuk waktu yang lama dalam rintang kehidupan seseorang secara terbuka dan bekerja pada daerah geografls tertentu, (2) kelompok orang yang mencari penghidupan secara berkelompok, sampai turun temurun dan mensosialkan anggota anggotanya melalui pendidikan, (3) suatu ke orang yang mempunyai sistem kekerabatan yang terorganisasi yang mengikat anggota-anggotanya secara bersama dalam keselurühan yang terorganisasi.
2.2.1 Definisi Etimologis Masyarakat
Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak, yang artinya suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas.
2.2.2 Definisi Konseptual Masyarakat
o Menurut Smith, Stanley dan Shores, masyarakat adalah suatu kelompok individu-individu yang terorganisasi serta berfikir tentang diri mereka sendiri sebagai suatu kelompok yang berbeda.
o Menurut Znaniecki, masyarakat merupakan suatu sistem yang meliputi unit biofisik para individu yang bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periiode waktu tertentu dari suatu generasi.
o Menurut Liton yang dikutip oleh Indan Encang, masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
o Menurut W F Connell, masyarakat adalah 1) suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai kelompok yang berbeda, diorganisasi, sebagai kelompok yang diorganisasi secara tetap untuk waktu yang lama dalam rintang kehidupan seseorang secara terbuka dan bekerja pada daerah geografls tertentu, (2) kelompok orang yang mencari penghidupan secara berkelompok, sampai turun temurun dan mensosialkan anggota anggotanya melalui pendidikan, (3) suatu ke orang yang mempunyai sistem kekerabatan yang terorganisasi yang mengikat anggota-anggotanya secara bersama dalam keselurühan yang terorganisasi.
o Menurut Drs. Sidi Gazalba, masyarakat adalah pergaulan hidup, pergaulan antara manusia dengan kelompok yang bertanggung jawab mempertahankan hubungan yang teratur antara individu dengan individu.
2.2.3 Definisi Operasional Masyarakat
Masyarakat adalah suatu kelompok orang yang berpikir tentang diri mereka sendiri sebagai kelompok yang berbeda diorganisasi yang telah cukup lama hidup, bekerja sama, dan bertempat tinggal pada suatu daerah geografis tertentu selama periode waktu tertentu.
2.2.4 Instrumen Variabel Masyarakat
Variabel Teori Masyarakat
Dimensi
Indikator
M
A
S
Kelompok
Kelompok statis, kemasyarakatan, sosial, asosiasi
Y
A
R
A
Kerja sama
Kerja sama nasional dan internasional
K
A
T
Geografis
Geografi fisik, Manusia, Manusia-Lingkungan, Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, Ekologi Budaya dan politik, Penelitian Resiko Bencana, Geografi Sejarah
BAB III
ANALISIS PEMBAHASAN
Keberadaan budaya betawi, termasuk kesenian tradisional dalam beragam bentuk seperti tari – tarian, teater, nyanyian, musik, dan sebagainya, merupakan asset wisata yang eksotik. Sudah sepatutnya berkembang sebagaimana kesenian tradisonal dari budaya lain. Tak sedikit tim kesenian dari Indonesia yang diwakili Betawi pentas keliling dunia, mendapat sambutan luar biasa di berbagai manca Negara. Sementara di Tanah Airnya sendiri seolah kurang mendapatkan tempat.
Mpok Nori, salah seorang generasi senior kesenian tradisional Betawi, mengungkapkan bahwa saat ini kesenian yang digelutinya tak sepopuler tahun 70-80an saat keemasan karirnya. Kendalanya, selain besarnya pengaruh globalisasi, generasi muda Betawi juga sangat sedikit yang mau mempelajari sekaligus meneruskan kesenian tradisi mereka.
Nah, supaya kita lebih mengenal apa saja budaya Betawi dalam bentuk kesenian tradisional tersebut? Nyok kite kenal lebih jauh.
3.1 Unsur Bahasa Betawi
Bahasa betawi yang sering dikacaukan pengertiannya dengan bahasa Jakarta, sudah banyak dikaji orang. Dalam hubungannya dengan bahasa melayu yang diakui sebagai induknya, para peneliti pada umumnya bersepakat mengatakan bahwa bahasa betawi merupakan salah satu cabang bahasa melayu. Prof. Dr. Muhadjir yang mengikuti perkembangan sekaligus pengembangan Bahasa Betawi. Ketertarikannya itu diawali dengan keterlibatannya sebagai anggota tim peneliti mengenai Bahasa Melayu yang digunakan di daeraj Jakarta dan sekitarnya. Sejak dikenal sebagai ‘ahli Jakarta atau Betawi’ sehingga menjadikan hampir semua kegiatan Betawi
3.2 Sistem Teknologi dan Alat Produksi
Teknologi dalam kebudayaan Tiong-Hoa mengalami perkembangan yang sangat luar biasa mulai dari dibuatnya pedang, tombak, kampak, busur, anak panah, dan baju zirah yang terbuat dari rantai-rantai besi, yang digunakan pada zaman kerajaan/ dinasti untuk berperang, hingga diciptakannya sistem pembayaran dengan uang untuk pertama kalinya di dunia pada masa Kerajaan Chin. Lalu berlanjut hingga dibuatnya mangkuk yang bentuknya mirip dengan setengah bola, berdiameter +15cm dan tinggi 10 cm sebagai tempat atau wadah untuk makan, serta sumpit yaitu alat untuk makan yang terbuat dari bambu berbentuk panjang dengan diameter 0.5cm dan tinggi +10cm.
Alat transportasi yang digunakan pada zaman itu adalah kuda dan alat untuk berkomunikasi dengan orang yang tinggalnya berjauhan digunakan burung merpati. Makanan khas TiongHoa sangatlah beragam, tetapi yang benar-benar khas dari TiongHoa adalah Dim Sum, bakut teh, bubur, ca kwe, dan masih banyak lagi. Untuk pakaian khas budaya Tiong Hoa adalah pakaian Chong Sam, berbentuk seperti kebaya namun terbuat dari bahan sutra dan panjang hingga menutupi kaki, lalu aksesoris khasnya adalah giok dan tusuk rambut. Rumah-rumah khas tiong Hoa biasanya terbuat dari kayu dan bambu, mereka cenderung menggunakan artifak naga, macan ataupun dewa-dewi yang mereka puja pada dinding rumah, bentuknya umum seperti rumah 2 lantai, namun yang unik adalah pada jendela, mereka menggunakan seperti kertas sebagai ganti kawat nyamuk.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari makalah yang telah kami buat, kami mendapatkan beberapa kesimpulan, yaitu: kebudayaan ini semakin lama semakin berkembang, perkembangan tersebut di pengaruhi oleh kebudayaan-kebudayaan barat. Kebudayaan tionghoa semakin lama semakin diterima oleh masyarakat luas dan kebudayaan tersebut semakin dikenal oleh bangsa lain. Kebudayaan yang semakin dikenal antara lain adalah seni barongsai, makanan chinese, baju congsam, dan agama budha.
4.2 Saran
Saran yang dapat kami berikan adalah agar masyarakat keturunan mampu menajaga kebudayaan yang ada dari jaman dahulu selain itu diharapkan juga agar dapat melestarikan kebudayaan yang dimilik agar tidak hilang oleh seiring berjalanannya waktu. Kita harus mampu menghargai kebudayaan yang ada karena kebudayaan tersebut kita di kenal oleh masyarakat lainnya. Kita harus mampu membuat kebudayaan kita semakin di terima oleh orang lain dan orang lain tidak melihat rendah terhadap budaya yang kita miliki. Kebudayaan yang dimiliki harus mampu menjaga hubungan antar anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
id.wikipedia.org
http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat
www.lapan.go.id
http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (Smith, Stanley, Shores, 1950, p. 5).
(http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (F Znaniecki, 1950, p. 145).
(http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (1982, p.14)
(http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html)/ (1972, p. 68-69)
http://kuliahkomunikasi.com
LAMPIRAN
Entrepreneurship Project Paper 1
Name : Vivi Daryati
Nim : 2007110901
Major : Marketing 11-1c
Film I’m not stupid too 2 adalah film yang menggambarkan bagaimana kehidupan dalam dunia nyata yang sebagian banyak orang mengalaminya.Di film I’m not stupid too 2 menceritakan suatu kisah kehidupan keluarga yang kurang kasih saying dan perhatian orang tua.Dalam film I’m not stupid too 2,dimana kita belajar bagaimana memberikan sebuah kasih sayang,bagaimana mendidik yang baik,bagaimana cara menghargai seseorang,dan bagaimana kita menyikapi suatu permasalah dengan sesakma.I’m not stupid too 2 ini juga meunjukkan kepada kita bagaimana kita memuji orang lain karena suatu hal yang memang pantas kita puji,akan tetapi efek yang di timbulkan itu positif tidak negative.
Mengenai cerita dalam film ini tentang Jerry,seorang anak kecil yang lugu yang kira-kira berumur 6-7 tahun,memilki orang tua yang super sibuk dengan kerjaan dan kegiatan aktivitas merka masing sehingga komunikasi saja mereka sampai menggunakan pesan kertas yang ditempelkan di pintu kulkas..Suatu ketika Jerry dikerjain oleh temennya yang nakal.Adegan dalam film ini ketika si jerry di kerjai oleh teman-temannya sangat lucu.Jerry pada saat itu di pilih oleh gurunya mengikuti pentas seni panggung di sekolahannya.Jerry memerankan seorang pangeran.Pada saat latihan,Jerry mulai di kerjai oleh temen-temannya yang nakal.Jerry didorong 3 orang temannya sampai badannya terdorong ke depan dan mencium bibir temen cewek di depannya.Jerry pun merasa malu karena hal tersebut.Kemudian karena udah capek latihan mereka tertidur.Teman-temannya memerhatikan mereka dan merencanakan untuk mengerjai jerry kembali dengan memposisikan jerry dan teman perempuannya tidur bersandingan bersebelahan dengan jerry.Dan pada malemnya jerry nonton tv.Jerry melihat sepasang suami istri yang berpegangan tangan, kemudian berciuman, dan kemudian si wanita hamil.Keesokan harinya ketiga teman-temannya jerry yang nakal memdatangi jerry dan bilang sama jerry "selamat ya.." "kamu akan jadi ayah" "kamu liat acara tv semalem kan?" jerry kaget minta ampun karena merasa bersalah sama temen ceweknya.Namanya juga anak kecil yg belum tahu dan mengerti alat reproduksi manusia.Namun jerry penasaran dan bertanya-tanya kepada nenek juga pembantunya mengenai dari mana datangnya adik kecil?Akan tetapi jeryy tidak paham maksud dari jawaban neneknya juga pembantunya.Rasa penasaran itu semakin membuat jerry bertambah bingung sehingga jerry pun bertanya pada salah satu guru wanitanya yang sedang hamil.Hal hasil gurunya kesulitan menjawab pertanyaan jerry di karenakan jerry belum cukup umur untuk memahami permasalahan orang dewasa.Jerry pun sosok anak laki-laki yang punya rasa tanggung jawab.jerry cari tau darimana sich ibu bisa hamil?? namun semua orang menjawab "kamu akan tau saat kamu dewasa".. satu hari dia melihat dan ga sengaja ibu2 ngobrol kalo nanas bisa membuat keguguran.si cewek pun dibelikannya nanas banyak banget sampai si cewek sakit perut,lalu dibawakannya ke klinik. Di klinik dokter pun bingung dengan apa yang terjadi ketika melihat teman ceweknya menangis terus karena perutnya sakit.Kemudian jerry menjelaskan kalo itu adalah anaknya.Lalu sang dokter menghubingi kedua orang tua mereka.Tak lama kemudian orang tua jerry pun dating.Mereka langsung memrahi jerry karena perbuatannya.Satu lagi kisah jerry suatu hari dia mencuri uang.. mengapa??padahal orang tuanya kaya.. jawabannya karena dia ingin membayar waktu ayahnya untuk menghadiri pertunjukan pentasnya dengan duitnya. Karena ayahnya tidak pernah ada waktu sedikit pun untuk anak-anaknya.Pada hal yang di butuhkan jeryy juga kakak laki-lakinya adalah bentuk kasih saying dan perhatian dari orang tua.Seperti halnya yang terjadi dengan Tom sodara laki-laki jerry,tom pintar sebagai salah salah murid berprestasi di sekolahnya.Ketika tom mendapat penghargaan karena hasil pelajarannya yang cukup baik,ibunya kurang menyukai.Tom pun merasa perhatian dari orang tua dan bentuk kepedulian orang tua mereka kurang.Sehingga beberapa kali tom mendapatkan masalah di karenakan kesalahan bermula dari orang tua mereka yang sibuk akan kerjaan mereka masing-masing sehingga tanggung jawab mereka sebagai orang tua yang seharusnya mendidik,mengawasi proses perkembangan anak,memberikan kasih saying dan perhatian penuh itu merupakan hal yang tidak di perhatikan sama sekali.hal hasil ketika masalah terjadi barulah mereka menyadai letak kesalahan mereka dan memperbaikinya.
Nim : 2007110901
Major : Marketing 11-1c
Film I’m not stupid too 2 adalah film yang menggambarkan bagaimana kehidupan dalam dunia nyata yang sebagian banyak orang mengalaminya.Di film I’m not stupid too 2 menceritakan suatu kisah kehidupan keluarga yang kurang kasih saying dan perhatian orang tua.Dalam film I’m not stupid too 2,dimana kita belajar bagaimana memberikan sebuah kasih sayang,bagaimana mendidik yang baik,bagaimana cara menghargai seseorang,dan bagaimana kita menyikapi suatu permasalah dengan sesakma.I’m not stupid too 2 ini juga meunjukkan kepada kita bagaimana kita memuji orang lain karena suatu hal yang memang pantas kita puji,akan tetapi efek yang di timbulkan itu positif tidak negative.
Mengenai cerita dalam film ini tentang Jerry,seorang anak kecil yang lugu yang kira-kira berumur 6-7 tahun,memilki orang tua yang super sibuk dengan kerjaan dan kegiatan aktivitas merka masing sehingga komunikasi saja mereka sampai menggunakan pesan kertas yang ditempelkan di pintu kulkas..Suatu ketika Jerry dikerjain oleh temennya yang nakal.Adegan dalam film ini ketika si jerry di kerjai oleh teman-temannya sangat lucu.Jerry pada saat itu di pilih oleh gurunya mengikuti pentas seni panggung di sekolahannya.Jerry memerankan seorang pangeran.Pada saat latihan,Jerry mulai di kerjai oleh temen-temannya yang nakal.Jerry didorong 3 orang temannya sampai badannya terdorong ke depan dan mencium bibir temen cewek di depannya.Jerry pun merasa malu karena hal tersebut.Kemudian karena udah capek latihan mereka tertidur.Teman-temannya memerhatikan mereka dan merencanakan untuk mengerjai jerry kembali dengan memposisikan jerry dan teman perempuannya tidur bersandingan bersebelahan dengan jerry.Dan pada malemnya jerry nonton tv.Jerry melihat sepasang suami istri yang berpegangan tangan, kemudian berciuman, dan kemudian si wanita hamil.Keesokan harinya ketiga teman-temannya jerry yang nakal memdatangi jerry dan bilang sama jerry "selamat ya.." "kamu akan jadi ayah" "kamu liat acara tv semalem kan?" jerry kaget minta ampun karena merasa bersalah sama temen ceweknya.Namanya juga anak kecil yg belum tahu dan mengerti alat reproduksi manusia.Namun jerry penasaran dan bertanya-tanya kepada nenek juga pembantunya mengenai dari mana datangnya adik kecil?Akan tetapi jeryy tidak paham maksud dari jawaban neneknya juga pembantunya.Rasa penasaran itu semakin membuat jerry bertambah bingung sehingga jerry pun bertanya pada salah satu guru wanitanya yang sedang hamil.Hal hasil gurunya kesulitan menjawab pertanyaan jerry di karenakan jerry belum cukup umur untuk memahami permasalahan orang dewasa.Jerry pun sosok anak laki-laki yang punya rasa tanggung jawab.jerry cari tau darimana sich ibu bisa hamil?? namun semua orang menjawab "kamu akan tau saat kamu dewasa".. satu hari dia melihat dan ga sengaja ibu2 ngobrol kalo nanas bisa membuat keguguran.si cewek pun dibelikannya nanas banyak banget sampai si cewek sakit perut,lalu dibawakannya ke klinik. Di klinik dokter pun bingung dengan apa yang terjadi ketika melihat teman ceweknya menangis terus karena perutnya sakit.Kemudian jerry menjelaskan kalo itu adalah anaknya.Lalu sang dokter menghubingi kedua orang tua mereka.Tak lama kemudian orang tua jerry pun dating.Mereka langsung memrahi jerry karena perbuatannya.Satu lagi kisah jerry suatu hari dia mencuri uang.. mengapa??padahal orang tuanya kaya.. jawabannya karena dia ingin membayar waktu ayahnya untuk menghadiri pertunjukan pentasnya dengan duitnya. Karena ayahnya tidak pernah ada waktu sedikit pun untuk anak-anaknya.Pada hal yang di butuhkan jeryy juga kakak laki-lakinya adalah bentuk kasih saying dan perhatian dari orang tua.Seperti halnya yang terjadi dengan Tom sodara laki-laki jerry,tom pintar sebagai salah salah murid berprestasi di sekolahnya.Ketika tom mendapat penghargaan karena hasil pelajarannya yang cukup baik,ibunya kurang menyukai.Tom pun merasa perhatian dari orang tua dan bentuk kepedulian orang tua mereka kurang.Sehingga beberapa kali tom mendapatkan masalah di karenakan kesalahan bermula dari orang tua mereka yang sibuk akan kerjaan mereka masing-masing sehingga tanggung jawab mereka sebagai orang tua yang seharusnya mendidik,mengawasi proses perkembangan anak,memberikan kasih saying dan perhatian penuh itu merupakan hal yang tidak di perhatikan sama sekali.hal hasil ketika masalah terjadi barulah mereka menyadai letak kesalahan mereka dan memperbaikinya.
Professional Studies
Professional Studies
Vivi Dayati
Marketing 11-1c
Leadership (kepemimpinan) merupakan suatu kata yang cukup akrab di telinga kita.Mungkin kita pernah dengar frase Latihan Dasar Kepemimpinan(LDK), Leadership Trainig dan lain-lainnya.Latihan tersebut ditujukan untuk para pimpinan organisasi dengan harapan yang bersangkutan bias mengarahkan organisasinya kepada tujuan untuk apa organisi itu ada.Dari berbagai sumber dan Literatur,mudah didapat bahwa leadership merupakan sarana untuk merangsang terjadinya teamwork,berpandangan jauh ke depan dan membangun trust(saling percaya) dan juga menjalin kekompakan bersama.Kemampuan leadership merupakan kemampuan unutk menggerakan orang,sementara kemampuan manajerial adalah kemampuan untuk menata dan mengalokasikan sumber daya. Kedua hal ini harus terkombinasi agar menghasilkan outcomes yang diinginkan. Tidak semua manajer didalam struktur organisasi memiliki kemampuan leadership yang baik.Oleh karena itu posisi leader tidak hanya menjadi hak manajer.Siapa pun yang mempunyai inisiatif dan ide-ide yang dapat mengatasi segala permasalahan yang ada,bisa menjadi leader.
Pemimpin yang efektif mempunyai kemampuan untuk bekerja pada tingkat yang lebih tinggi. Mereka lkpk akan sangat jarang menggunakan tekanan atau bonus, tetapi lebih banyak mengandalkan inspirasi. Mereka memberi inspirasi kepada orang untuk mencapai tujuan yang sama sekali tidak terbayangkan dan terpikirkan sebelumnya. Para pemimpin seperti inilah sebenarnya yang mempunyai pengikut. Lalu pertanyaannya adalah, bagaimana mereka melakukan itu? Dari pengalaman kami baik dengan memperhatikan para pemimpin dan dari hasil riset berbagai literature yang ada, ada 4 (empat) elemen utama untuk kepemimpinan yang efektif: mempunyai pengalaman sukses, memiliki visi, menghargai orang lain, dan pribadi yang kredibel.
pengalaman sukses juga tidak akan menjamin anda menjadi pemimpin yang efektif, namun itu merupakan persyaratan untuk dipertimbangkan menjadi seorang pemimpin. Jika anda belum punya pengalaman sukses, maka anda harus mendapatkannya dulu. Mulailah dengan kemenangan kecil-kecil, kemudian lanjutkan lagi dengan beberapa tugas yang lebih menantang dan belajarlah dari kesalahan/kegagalan sepanjang perjalanan tersebut. Selanjutnya, berhati-hatilah jangan sampai
kesuksesan yang sudah dicapai membuat anda jadi besar kepala, karena dengan begitu anda akan kehilangan kredibilitas yang sangat penting untuk seorang pemimpin yang efektif.
(www.google.com)
Vivi Dayati
Marketing 11-1c
Leadership (kepemimpinan) merupakan suatu kata yang cukup akrab di telinga kita.Mungkin kita pernah dengar frase Latihan Dasar Kepemimpinan(LDK), Leadership Trainig dan lain-lainnya.Latihan tersebut ditujukan untuk para pimpinan organisasi dengan harapan yang bersangkutan bias mengarahkan organisasinya kepada tujuan untuk apa organisi itu ada.Dari berbagai sumber dan Literatur,mudah didapat bahwa leadership merupakan sarana untuk merangsang terjadinya teamwork,berpandangan jauh ke depan dan membangun trust(saling percaya) dan juga menjalin kekompakan bersama.Kemampuan leadership merupakan kemampuan unutk menggerakan orang,sementara kemampuan manajerial adalah kemampuan untuk menata dan mengalokasikan sumber daya. Kedua hal ini harus terkombinasi agar menghasilkan outcomes yang diinginkan. Tidak semua manajer didalam struktur organisasi memiliki kemampuan leadership yang baik.Oleh karena itu posisi leader tidak hanya menjadi hak manajer.Siapa pun yang mempunyai inisiatif dan ide-ide yang dapat mengatasi segala permasalahan yang ada,bisa menjadi leader.
Pemimpin yang efektif mempunyai kemampuan untuk bekerja pada tingkat yang lebih tinggi. Mereka lkpk akan sangat jarang menggunakan tekanan atau bonus, tetapi lebih banyak mengandalkan inspirasi. Mereka memberi inspirasi kepada orang untuk mencapai tujuan yang sama sekali tidak terbayangkan dan terpikirkan sebelumnya. Para pemimpin seperti inilah sebenarnya yang mempunyai pengikut. Lalu pertanyaannya adalah, bagaimana mereka melakukan itu? Dari pengalaman kami baik dengan memperhatikan para pemimpin dan dari hasil riset berbagai literature yang ada, ada 4 (empat) elemen utama untuk kepemimpinan yang efektif: mempunyai pengalaman sukses, memiliki visi, menghargai orang lain, dan pribadi yang kredibel.
pengalaman sukses juga tidak akan menjamin anda menjadi pemimpin yang efektif, namun itu merupakan persyaratan untuk dipertimbangkan menjadi seorang pemimpin. Jika anda belum punya pengalaman sukses, maka anda harus mendapatkannya dulu. Mulailah dengan kemenangan kecil-kecil, kemudian lanjutkan lagi dengan beberapa tugas yang lebih menantang dan belajarlah dari kesalahan/kegagalan sepanjang perjalanan tersebut. Selanjutnya, berhati-hatilah jangan sampai
kesuksesan yang sudah dicapai membuat anda jadi besar kepala, karena dengan begitu anda akan kehilangan kredibilitas yang sangat penting untuk seorang pemimpin yang efektif.
(www.google.com)
tugas comm.theory
BAB 6
Komunikasi Verbal
Simbol atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih.Bahasa verbal adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran,perasaaan,dan maksdu kita.Bahasa verbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan berbagai aspek realitas individual kita.
Suatu sistem kode verbal adalah bahasa.Bahasa dapat didefinisikan sebagai perangkat sibol,dengan aturan untuk mengkombinasikan symbol-simbol tersebut,yang digunakan dan dipahami suati komunitas.Bahasa tertulis Thai misalnya terdiri dari 44 konsonan dan 32 vokal.Bahasa Cina mengandung makna dan pentingnya sejarah Cina.
Bahasa verbal adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran,perasaan,dan maksud kita.Bahasa verbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan berbagaiaspek realitas individual kita.konsekuensinya,kata-kata adalah abtraksi realitas kita yang tidak mampu menimbulkan reaksi yang merupakn totalitas objek atau konsep yang diwakili kata-kata itu,misalnya ,kata rumah,kursi,mobil atau mahasiswa.
ASAL-USUL BAHASA
Bahasa ucap bergantung pada perkembangan kemampuan untuk menempatkan lidah secara tepat di berbagai lokasi dalam sistem milik manusia yang memungkinkan berbuat berbagai suara kontras yang diperlukan untuk menghasilkan ucapan.Kemampuan ini mungkin berhubungan dengan kemampuan manusia lebih awal untuk mengartikulasikan isyarat-isyarat jari-jemari dan tanganyang memudahkan komunikasi nonverbal.
Dulu jaman nenek moyang kita ketika mereka belum mampu berbahasa verbal,mereka berkomunikasi lewat gambar-gambar yang mereka buat pada tulang,tanduk,cadas,dan dinding gua yang banyak ditemukan di Spanyol dan Prancis Selatan.Mereka menggambarkan bison,rusa kutub yang kereka buru.Inilah sarana pertama yang dikenal manusia untuk merekam informasi.
FUNGSI BAHASA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
Salah satu pandangan mengatakab bahwa orang-orang yang hidup di berbagai bagian dunia merasa perlu merancang solusi untuk memecahkan masalah yang kereka hadapi.contohnya cara orang Eskimo yang unik harus menawarkan cara-cara bagi orang-orang untuk mengatasi lingkungan sekitar.
Kita sering tidak menyadari entingnya bahasa,karena kita sepanjang hidup menggunakannya.Kita akan menyadari bahas itu penting apabila kita menemukan jalan buntu dalam menggunakan bahasa,misalnya ketika kita berupaya berkomunikasi dengan orang yang sama sekali tidak memahamibahas kita yang membuat frustasi.
Fungsi bahasa yang mendasar adalah untuk menanami atau menjuluki orang.objek atau peristiwa.Menurut Larry L.Barker,bahasa memiliki tiga fungsi pertama penamaan(naming atau labelling),interaksi,dan transmisi informasi.Penanaman atau penjulukan merujuk pada usaha mengidentifikasi objek,tindakan,atau orang dengan menyebutkan namanya sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.
Fungsi kedua yakni sebagai sarana untuk berhubungan dengan orang lain,sebenernya banyak berkaitan dengan fungsi-fungsi komunikasi yang kita baas khususnya fungsi sosial dan fungsi instrumental.
Fungsi ketiga,memungkinkan kita untuk hidup lebih teratur,saling memahami mengenai dri sendii,kepercayaan-kepercayaan kita dan tujuan kita.Kita tidak mungkin menjelaskna semua dengan menyusul kata-kata secara acak,melainkan berdasarkan aturan-aturan tertentu.
KETERBATASAN BAHASA
Berbicara tentang komunikasi verbal,yang porsinya hanya 35% dari keseluruhan komunikasi kita,banyak orang tidak sadar bahwa bahasa itu terbatas.Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek.Kata-kata adalah kategori-kategori untuk merujuk pada objek tertentu seperti orang,benda,peristiwa,sifat dan perasaan.Kata-kata sifat dalam bahasa cenderung dikotomis(oposisi biner)misalnya baik-buruk,kaya-miskin,pinter-bodog dan sebagainya.
Kesulitan menggunakan kata yang tepat juga kita alami ketika kita ingin mengungkapkan perasaan.Pesan verbal biasanya lebih lazim kita gunakan untuk menerangkan sesuatu yang bersifat faktual-deskriptif-rasional.
Keterbatasan jumlah kategori untuk menamai objek sebenernya berfungsi untuk mengendalikan lingkungan kita dan memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain.
Kata-kata bersifat ambigu dan kontekstual
Kata-kata bersifat ambigu,karena kata-kata mempresentasikan persepsi dan interprestasi orang-orang yang menganut latar-belakang sosial budaya yang erbeda-beda.
Suatu gagasan dalam tanda petk menunjukkan bawha gagasan tersebut masih diraukan,atau tidak diangga kebenaran mutlak.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakn kata-kata ambigu,termasuk eufemisme,seperti: ‘‘Mari kita menyantap makanan laut‘‘ ketimbang ‘‘Mari kita makan ikan mati‘‘.
Ruang dan waktu mengubah makna kata.Menurut Hubert Al-exander,makna harus dianggap sebagai proses ketimbang sesuatu yang statis.
Kata-kata mengandung bias budaya
Bahasa terikat oleh konteks budaya.Dengan ungkapan lain,bahasa dapat dipandang sebagai perluasan budaya.Menurut Hipotesis Sapir-Whorf,sering juga disebut Teori Relativitas Linguistik,sebenernya setiap bahasa menunjukkan suatu dunia simbolik yang khas,yang melukiskan realitas pikiran,pengalaman batin,dan kebutuhan pemakainya.Bahasa yang berbeda sebenernya mempengaruhi pemakaiannya untuk berpikir,melihat lingkungan dan alam semesta di sekitarnya dengan cara yang berbeda.
Tingkataan-tingkatan dalam bahasa Sunda menunjukkan alam pikiran yang berbeda pula bagi pihak-pihak yang menunakan bahasa tersebut.Sejumlah kata untuk orang pertama,yaitu: abdi,kuring,uing,urang,kula,dewek,dan aing,sedangkan untuk orang kedua adalah: andika,anjeun,maneh,silaing,dan sia.
Percampuradukan fakta,penafsiran dan penilaian
Dalam berbahasa kita sring mencampuradukkan fakta(uraian),penafsiran(dugaan),dan penilaian.Masalah ini berkaitan dengan kekeliruan persepsi yang kita bahas dalam bab terdahulu.Contoh: kalau yang dimaksud bekerja adalah melakukan pekerjaan tetap untuk mencari nafkah,maka orang itu memang sedang bekerja,bila pekerjaannya adalah membelah kayu bakar.
Dalam kehidupan sehari-hari kita mencampuradukkan fakta dengan dugaan.Banyak peristiwa yang kita anggap fakta sebenernya merupakn dugaan yang berdasarkan kemungkinan.
KERUMITAN MAKNA KATA
Kita keliru bila kita menganggap bahwa kata-kata itu mempunyai makna.Kitalah yang memberi makna pada kata dan makna yang kita berikan kepada kata yang sama bisa berbeda-beda,bergantung pada konteks ruang dan waktu.
Bahasa Daerah vs Bahasa Daerah
Di dunia ini terdapat berbagai kelompok manusia dengan budaya dan subbudaya yang berbeda,tidak mengherankan bila terdapat kata-kata yang kebetulan sama atau hampir sama tetapi dimaknai secara berbeda,atau kata-kata yang berbeda namun dimaknai secara sama.
NAMA SEBAGAI SIMBOL
Dimensi pertama atau fungsi pertama bahasaadalah penanaman.Nama diri-sendiri adalah simbol pertama dan utama bagi seseorang.
Nama jelas bersifat simbolik.Nama yang dianggap bagus atau keren menimbulkan kesan yang positif pada pendengar atau pembaca.
Suatu penelitian awal(1946)menemukan bahwa orang bersama John dipersepsikan sebagain ramah dan dapat dipercaya
BAHASA GAUL
Orang-orangyang punya latar belakang sosial budaya berbeda lazimnya berbicara dengan cara berbeda.Perbedaan ini boleh jadi menyakut dialek,intonasi,kecepatan,volume,dan pastinya kosakatanya.Cara bicara dan pilihan kata ilmuwan berbeda dengan cara bicara dan pilihan kata pedagang.
Sejumlah kata atau istilah punya arti khusu,unik,menyimpang atau bahkan bertentangan dengan arti yang lazim ketika digunakan oleh orang-orang dari subkultur tertentu.
Bahasa gay dan bahasa waria
Di negara kita bahasa gaul kaum seleritis ternyata mirip dengan bahasagaul kaum gay juga kaum wari atau banci.Sekelompok mahasiswa dari Fikom Unpad berdasarkan penelitian mereka atas kaum gay di bandung,menumukan sejumlah kta mereka yang digunakan ,misalnya adalah: binaginus(bagus),cinakinep(cakep),duta(uang),kemek(makan),linak(laki),maharani(mahal).
Bahasa kaum waria
Sebagian dari bahasa gaul yang dianut sebuah komunitas banci(waria) di Pekanbaru,seperti yang diperoleh sekelompok mahasiswa Jurusan Komunikasi Fakultas Dakwah IAIN.
BAHASA WANITA DAN BAHASA PRIA
Tampaknya wnita dan pria pun mempunyai kosakta berlainan,sebagaimana ditunjukkan berbagai penelitian.salah satu penyebabnya adalah sosialisasi mereka yang berbeda,khususnya minat mereka yang berlainan terhadap berbagai aspek kehidupan.
Wanita menggunakan lebih banyak pertanyaan ketimbang pria dan mereka menggunakannya sebagai strategi pemeliharaan percakapan
RAGAM BAHASA INGGRIS
Bahasa Inggris yg lebih universal pun ternyata tidak konsisten dalam ejaanya,pengucapannya, pilihan kata juga maknanya.Bahasa Inggris telah berkembang menjadi beberapa ragam antara lain: Inggris-Inggris(British English),Inggris-Amerika,Inggris-Filipina,Inggris-Singapura.Contoh:
Inggris-Amerika Inggris-Inggris
Center Centre
Theater Theatre
Color Colour
PENGALIHAN BAHASA
Komunikasi dalam bahasa yang sama dapat menimbulkan salah pengertian,apalagi bila kita tidak mengusai bahasa lawan bicara kita.Untuk melakukan komunikasi yang efektis,kita harus mengusai bahasa mitra komunikasi kita.
Perbedaab bahasa dapat menimbulkan kesulitan lebih jauh daripada sekedar kekeliruan penerjemahan.Kita sering sulit menerjemahkan bahasa ke bahasa lain,meskipun kita mengira-ngira artinya.
Berdasarkan asumsi bahwa bahasa adalah cermin suatu alam pikiran,dapat dimengerti bila istilah-istilah yang berkaitan teknologi canggih dari negara asing seperti komputer,misalnya: drive,monitor,mouse,keyboard,file dan printer,tetap dibiarkan dalam bahasa aslinya,karena sulit dicarikan padanannya,dan kalaupun ada padanannya akan terkesan ganjil.
KOMUNIKASI KONTEKS-TINGGI VS KOMUNIKASI KONTEKS-RENDAH
Setiap orang secara pribadi punya gaya khas dalam berbicara,bukan nanya caranya tetapi juga topik-topik yang dibicrakan.Budaya konteks-rendah ditandai dengan komunikasi konteks-rendah: pesa verbal dan eksplisit,gaya bicara langsung.lugas dan terus terang.
Sebaliknya ,budaya konteks-tinggi ditandai dengan komunikas konteks-tinggi: kebanyakan pesan bersifat implisit,tidak langsung,dan tida terus terang.
Kita sebagai orang komunikasi harus memahami pentingnya komunikasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Komunikasi Verbal
Simbol atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih.Bahasa verbal adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran,perasaaan,dan maksdu kita.Bahasa verbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan berbagai aspek realitas individual kita.
Suatu sistem kode verbal adalah bahasa.Bahasa dapat didefinisikan sebagai perangkat sibol,dengan aturan untuk mengkombinasikan symbol-simbol tersebut,yang digunakan dan dipahami suati komunitas.Bahasa tertulis Thai misalnya terdiri dari 44 konsonan dan 32 vokal.Bahasa Cina mengandung makna dan pentingnya sejarah Cina.
Bahasa verbal adalah sarana utama untuk menyatakan pikiran,perasaan,dan maksud kita.Bahasa verbal menggunakan kata-kata yang merepresentasikan berbagaiaspek realitas individual kita.konsekuensinya,kata-kata adalah abtraksi realitas kita yang tidak mampu menimbulkan reaksi yang merupakn totalitas objek atau konsep yang diwakili kata-kata itu,misalnya ,kata rumah,kursi,mobil atau mahasiswa.
ASAL-USUL BAHASA
Bahasa ucap bergantung pada perkembangan kemampuan untuk menempatkan lidah secara tepat di berbagai lokasi dalam sistem milik manusia yang memungkinkan berbuat berbagai suara kontras yang diperlukan untuk menghasilkan ucapan.Kemampuan ini mungkin berhubungan dengan kemampuan manusia lebih awal untuk mengartikulasikan isyarat-isyarat jari-jemari dan tanganyang memudahkan komunikasi nonverbal.
Dulu jaman nenek moyang kita ketika mereka belum mampu berbahasa verbal,mereka berkomunikasi lewat gambar-gambar yang mereka buat pada tulang,tanduk,cadas,dan dinding gua yang banyak ditemukan di Spanyol dan Prancis Selatan.Mereka menggambarkan bison,rusa kutub yang kereka buru.Inilah sarana pertama yang dikenal manusia untuk merekam informasi.
FUNGSI BAHASA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
Salah satu pandangan mengatakab bahwa orang-orang yang hidup di berbagai bagian dunia merasa perlu merancang solusi untuk memecahkan masalah yang kereka hadapi.contohnya cara orang Eskimo yang unik harus menawarkan cara-cara bagi orang-orang untuk mengatasi lingkungan sekitar.
Kita sering tidak menyadari entingnya bahasa,karena kita sepanjang hidup menggunakannya.Kita akan menyadari bahas itu penting apabila kita menemukan jalan buntu dalam menggunakan bahasa,misalnya ketika kita berupaya berkomunikasi dengan orang yang sama sekali tidak memahamibahas kita yang membuat frustasi.
Fungsi bahasa yang mendasar adalah untuk menanami atau menjuluki orang.objek atau peristiwa.Menurut Larry L.Barker,bahasa memiliki tiga fungsi pertama penamaan(naming atau labelling),interaksi,dan transmisi informasi.Penanaman atau penjulukan merujuk pada usaha mengidentifikasi objek,tindakan,atau orang dengan menyebutkan namanya sehingga dapat dirujuk dalam komunikasi.
Fungsi kedua yakni sebagai sarana untuk berhubungan dengan orang lain,sebenernya banyak berkaitan dengan fungsi-fungsi komunikasi yang kita baas khususnya fungsi sosial dan fungsi instrumental.
Fungsi ketiga,memungkinkan kita untuk hidup lebih teratur,saling memahami mengenai dri sendii,kepercayaan-kepercayaan kita dan tujuan kita.Kita tidak mungkin menjelaskna semua dengan menyusul kata-kata secara acak,melainkan berdasarkan aturan-aturan tertentu.
KETERBATASAN BAHASA
Berbicara tentang komunikasi verbal,yang porsinya hanya 35% dari keseluruhan komunikasi kita,banyak orang tidak sadar bahwa bahasa itu terbatas.Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili objek.Kata-kata adalah kategori-kategori untuk merujuk pada objek tertentu seperti orang,benda,peristiwa,sifat dan perasaan.Kata-kata sifat dalam bahasa cenderung dikotomis(oposisi biner)misalnya baik-buruk,kaya-miskin,pinter-bodog dan sebagainya.
Kesulitan menggunakan kata yang tepat juga kita alami ketika kita ingin mengungkapkan perasaan.Pesan verbal biasanya lebih lazim kita gunakan untuk menerangkan sesuatu yang bersifat faktual-deskriptif-rasional.
Keterbatasan jumlah kategori untuk menamai objek sebenernya berfungsi untuk mengendalikan lingkungan kita dan memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain.
Kata-kata bersifat ambigu dan kontekstual
Kata-kata bersifat ambigu,karena kata-kata mempresentasikan persepsi dan interprestasi orang-orang yang menganut latar-belakang sosial budaya yang erbeda-beda.
Suatu gagasan dalam tanda petk menunjukkan bawha gagasan tersebut masih diraukan,atau tidak diangga kebenaran mutlak.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakn kata-kata ambigu,termasuk eufemisme,seperti: ‘‘Mari kita menyantap makanan laut‘‘ ketimbang ‘‘Mari kita makan ikan mati‘‘.
Ruang dan waktu mengubah makna kata.Menurut Hubert Al-exander,makna harus dianggap sebagai proses ketimbang sesuatu yang statis.
Kata-kata mengandung bias budaya
Bahasa terikat oleh konteks budaya.Dengan ungkapan lain,bahasa dapat dipandang sebagai perluasan budaya.Menurut Hipotesis Sapir-Whorf,sering juga disebut Teori Relativitas Linguistik,sebenernya setiap bahasa menunjukkan suatu dunia simbolik yang khas,yang melukiskan realitas pikiran,pengalaman batin,dan kebutuhan pemakainya.Bahasa yang berbeda sebenernya mempengaruhi pemakaiannya untuk berpikir,melihat lingkungan dan alam semesta di sekitarnya dengan cara yang berbeda.
Tingkataan-tingkatan dalam bahasa Sunda menunjukkan alam pikiran yang berbeda pula bagi pihak-pihak yang menunakan bahasa tersebut.Sejumlah kata untuk orang pertama,yaitu: abdi,kuring,uing,urang,kula,dewek,dan aing,sedangkan untuk orang kedua adalah: andika,anjeun,maneh,silaing,dan sia.
Percampuradukan fakta,penafsiran dan penilaian
Dalam berbahasa kita sring mencampuradukkan fakta(uraian),penafsiran(dugaan),dan penilaian.Masalah ini berkaitan dengan kekeliruan persepsi yang kita bahas dalam bab terdahulu.Contoh: kalau yang dimaksud bekerja adalah melakukan pekerjaan tetap untuk mencari nafkah,maka orang itu memang sedang bekerja,bila pekerjaannya adalah membelah kayu bakar.
Dalam kehidupan sehari-hari kita mencampuradukkan fakta dengan dugaan.Banyak peristiwa yang kita anggap fakta sebenernya merupakn dugaan yang berdasarkan kemungkinan.
KERUMITAN MAKNA KATA
Kita keliru bila kita menganggap bahwa kata-kata itu mempunyai makna.Kitalah yang memberi makna pada kata dan makna yang kita berikan kepada kata yang sama bisa berbeda-beda,bergantung pada konteks ruang dan waktu.
Bahasa Daerah vs Bahasa Daerah
Di dunia ini terdapat berbagai kelompok manusia dengan budaya dan subbudaya yang berbeda,tidak mengherankan bila terdapat kata-kata yang kebetulan sama atau hampir sama tetapi dimaknai secara berbeda,atau kata-kata yang berbeda namun dimaknai secara sama.
NAMA SEBAGAI SIMBOL
Dimensi pertama atau fungsi pertama bahasaadalah penanaman.Nama diri-sendiri adalah simbol pertama dan utama bagi seseorang.
Nama jelas bersifat simbolik.Nama yang dianggap bagus atau keren menimbulkan kesan yang positif pada pendengar atau pembaca.
Suatu penelitian awal(1946)menemukan bahwa orang bersama John dipersepsikan sebagain ramah dan dapat dipercaya
BAHASA GAUL
Orang-orangyang punya latar belakang sosial budaya berbeda lazimnya berbicara dengan cara berbeda.Perbedaan ini boleh jadi menyakut dialek,intonasi,kecepatan,volume,dan pastinya kosakatanya.Cara bicara dan pilihan kata ilmuwan berbeda dengan cara bicara dan pilihan kata pedagang.
Sejumlah kata atau istilah punya arti khusu,unik,menyimpang atau bahkan bertentangan dengan arti yang lazim ketika digunakan oleh orang-orang dari subkultur tertentu.
Bahasa gay dan bahasa waria
Di negara kita bahasa gaul kaum seleritis ternyata mirip dengan bahasagaul kaum gay juga kaum wari atau banci.Sekelompok mahasiswa dari Fikom Unpad berdasarkan penelitian mereka atas kaum gay di bandung,menumukan sejumlah kta mereka yang digunakan ,misalnya adalah: binaginus(bagus),cinakinep(cakep),duta(uang),kemek(makan),linak(laki),maharani(mahal).
Bahasa kaum waria
Sebagian dari bahasa gaul yang dianut sebuah komunitas banci(waria) di Pekanbaru,seperti yang diperoleh sekelompok mahasiswa Jurusan Komunikasi Fakultas Dakwah IAIN.
BAHASA WANITA DAN BAHASA PRIA
Tampaknya wnita dan pria pun mempunyai kosakta berlainan,sebagaimana ditunjukkan berbagai penelitian.salah satu penyebabnya adalah sosialisasi mereka yang berbeda,khususnya minat mereka yang berlainan terhadap berbagai aspek kehidupan.
Wanita menggunakan lebih banyak pertanyaan ketimbang pria dan mereka menggunakannya sebagai strategi pemeliharaan percakapan
RAGAM BAHASA INGGRIS
Bahasa Inggris yg lebih universal pun ternyata tidak konsisten dalam ejaanya,pengucapannya, pilihan kata juga maknanya.Bahasa Inggris telah berkembang menjadi beberapa ragam antara lain: Inggris-Inggris(British English),Inggris-Amerika,Inggris-Filipina,Inggris-Singapura.Contoh:
Inggris-Amerika Inggris-Inggris
Center Centre
Theater Theatre
Color Colour
PENGALIHAN BAHASA
Komunikasi dalam bahasa yang sama dapat menimbulkan salah pengertian,apalagi bila kita tidak mengusai bahasa lawan bicara kita.Untuk melakukan komunikasi yang efektis,kita harus mengusai bahasa mitra komunikasi kita.
Perbedaab bahasa dapat menimbulkan kesulitan lebih jauh daripada sekedar kekeliruan penerjemahan.Kita sering sulit menerjemahkan bahasa ke bahasa lain,meskipun kita mengira-ngira artinya.
Berdasarkan asumsi bahwa bahasa adalah cermin suatu alam pikiran,dapat dimengerti bila istilah-istilah yang berkaitan teknologi canggih dari negara asing seperti komputer,misalnya: drive,monitor,mouse,keyboard,file dan printer,tetap dibiarkan dalam bahasa aslinya,karena sulit dicarikan padanannya,dan kalaupun ada padanannya akan terkesan ganjil.
KOMUNIKASI KONTEKS-TINGGI VS KOMUNIKASI KONTEKS-RENDAH
Setiap orang secara pribadi punya gaya khas dalam berbicara,bukan nanya caranya tetapi juga topik-topik yang dibicrakan.Budaya konteks-rendah ditandai dengan komunikasi konteks-rendah: pesa verbal dan eksplisit,gaya bicara langsung.lugas dan terus terang.
Sebaliknya ,budaya konteks-tinggi ditandai dengan komunikas konteks-tinggi: kebanyakan pesan bersifat implisit,tidak langsung,dan tida terus terang.
Kita sebagai orang komunikasi harus memahami pentingnya komunikasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Langganan:
Postingan (Atom)